Cirebon, 8 April 2026, Pemerintah Kota Cirebon melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Ruang Gotrasawala, Bappelitbangda. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yang diikuti oleh 132 peserta dari unsur pemerintah, DPRD, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada belanja, tetapi juga pada peningkatan pendapatan daerah serta manfaat nyata bagi masyarakat. Beliau juga mendorong penguatan potensi lokal dan sinergi antara pemerintah dan DPRD.

Gambar

Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana, menyampaikan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan sektor unggulan daerah. Perencanaan ini mempertimbangkan dinamika global serta berbagai tantangan daerah, seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan, dan kebutuhan peningkatan infrastruktur serta tata kelola.

Berbagai aspirasi masyarakat telah dihimpun, mulai dari 1.176 usulan hasil musrenbang kelurahan, pokok-pokok pikiran DPRD, hingga usulan masyarakat lainnya yang didominasi kebutuhan infrastruktur dan pemberdayaan. Selain itu, partisipasi anak turut diakomodasi melalui Forum Anak yang diwakili oleh Azita Nadia Ghaisani, dengan 15 poin aspirasi terkait perlindungan anak, pendidikan, kesehatan, dan ruang ramah anak.

Dalam forum ini juga ditekankan pentingnya sinkronisasi dengan kebijakan provinsi dan nasional, serta penguatan kapasitas fiskal daerah agar pembangunan lebih optimal dan berkelanjutan.

Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan sebagai komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan Kota Cirebon yang inklusif, berdaya saing, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.